Laman

Selasa, 15 Mei 2012

Tapai Singkong dan Manfaatnya

Tapai/Tape singkong (ubi kayu) merupakan hasil fermentasi dari ubi kayu.
Singkong (ubi kayu) adalah termasuk jenis umbi-umbian yang banyak terdapat di seluruh daerah di Indonesia.
Proses fermentasi yang dilakukan terhadap singkong (ubi kayu) ini menghasilkan gula dan alkohol, sehingga tapai menjadi berasa manis, sedikit asam dan beraroma alkohol.
   Tapai singkong yang berwarna kuning lebih banyak mengandung Vitamin A daripada yang berwarna putih.
Vitamin A pada stapai singkong dapat mencapai 385 SI per 100 gram.


Sedangkan kandungan yang terdapat dalam tiap 100 gram ubi kayu adalah sebagai berikut :
  • Kalori                         146,00 kal
  • Air                               62,50 gram
  • Phosphor                     40,00 mg
  • Karbohidrat                 34,00 gram
  • Kalsium                       33,00 mg
  • Vitamin C                    30,00 mg
  • Protein                          1,20 gram
  • Besi                              0,70 mg
  • Lemak                          0,30 gram
  • Vitamin B1                   0,06 mg
     (sumber: Pengolahan Pangan, Menegristek Bid. Pendayagunaan dan Pemasyarakatan IPTEK)

Tapai/tape singkong memiliki berbagai khasiat, berikut beberapa khasiat dari tape singkong.
  1. Dipercaya dapat menyembuhkan jerawat dan bisul
  2. Banyak orang juga berpendapat singkong dapat menambah rangsangan seksual suami-istri
  3. Dapat menghangatkan tubuh karena mengandung Alkohol (jika kebanyakan dapat memabukkan)
  4. Dapat menjadi energi alternatif selain nasi
  5. Memperlancar menstruasi (bagi wanita)
  6. Memperlancar sistem pencernaan
  7. Dipercaya dapat mencegah anemia.
  8. Obat alternatif untuk mengobati pernyakit Wasir
  9. Mengobati luka pada penderita diabetes (tapai singkong ditempel pada luka)
  10. Dapat menghilangkan noda di wajah jika di konsumsi setiap hari  (1 piring kecil setiap hari)
  11. dan masih banyak manfaat lainnya...

 Cara membuat tape singkong :

   Bahan - bahan :
  1. Ubi Kayu
  2. Ragi Tapai
   Alat - alat :
  1. Pisau
  2. Kukusan / Panci
  3. Bakul bambu / keranjang
  4. Daun pisang
   Cara membuat :
  1. Kupas ubi kayu lalu potong-potong sesuai dengan ukuran yang diinginkan
    kemudian cuci;
  2. Rendam selama 1~2 jam dalam air bersih lalu kukus selama 30 menit (tidak perlu ditiris) atau dapat di rebus selama 15 menit (harus di tiriskan);
  3. Sementara itu Ragi dihaluskan, daun pisang di lap sampai bersih dan di layukan diatas api, jika menggunakan bakul bambu maka harus dicuci bersih dan dikeringkan;
  4. Umbi masak yang suam-suam kuku disusun selapis di dalam bakul/keranjang yang sudah dilapisi daun pisang, kemudian ditaburi ragi tipis-tipis. Setelah itu dibuat lagi selapis umbi di atas lapisan sebelumnya, dan kembali ditaburi ragi. Demikian dilakukan sampai bakul hampir penuh.
  5. Umbi dalam bakul ditutup dengan daun pisang tiga lapis
  6. Bakul diletakkan ditempat bersih yang tidak panas dan bebas semut selama 2 sampai 3 hari sampai umbi menjadi tapai.
  7. Tapai dapat dikemas di dalam kantong plastik, kemudian disimpan pada suhu dingin (0 - 5°C). Pada suhu kamar (15 - 30°C) tapai cepat menjadi masam.
 Tapai singkong juga dapat diolah menjadi berbagai olahan makanan, berikut contoh pengolahan tapai singkong :

Puding Tapai Ubi Berkuah

 Bahan-bahan ( 8 orang )

  • 1 paket tapai ubi (6 ketul)
  • 600 ml susu segar
  • 2/3 cawan gula
  • 1 1/2 sudu besar tepung jagung
  • 1 sudu teh esen vanila
  • 1 biji telor - pukul sikit
  • 1/2 sudu pes pandan/setitis pewarna hijau
  • Untuk Kuah:-
  • 1 tin susu sejat Ideal
  • 2/3 cawan gula
  • 1 sudu teh esen vanila
  • 1 helai daun pandan
  • 1/2 cawan air
  • ( Masak semua bahan kuah atas api perlahan. Tutup api bila mendidih dan sejukkan.)

Cara-cara

  1. Buangkan empulur tapai ubi, satukan bahan dan masukkan dalam blender.
  2. Blend bahan-bahan lebih kurang 3 minit atau hingga sebati.
  3. Tuang ke dalam loyang/mangkuk kecil tahan panas yang telah dititiskan dengan sedikit pes pandan/pewarna. Kukus lebihkurang 15 minit.
  4. Scop dalam bekas puding dan tuang kuah bila menghidang. (Boleh juga ditambah buahan koktel ketika makan). 
(Sumber : myresep.com)

 

3 komentar: